Saturday, July 4, 2015

SEJARAH TERBENTUKNYA BATU OPAL

      Sebagian kalangan meyakini Sejarah batu Opal diambil dari istilah Romawi, Opalus. Mengacu kepada istri Saturnus dan dewi kesuburan yang bernama Opalia. Ada juga yang berpendapat penggunaan nama Opal berasal dari bahasa Yunani, opillos yang memiliki dua makna. Makna pertama berarti melihat. Dan makna kedua adalah ‘sesuatu yang lain’ atau ‘perubahan’. Penggunaan nama ini tentu mengacu kepada karakteristik batu ini yang kerap mengalami perubahan warna jika terpapar cahaya. Namun, ada juga pendapat yang mengatakan nama Opal berasal dari bahasa sansekerta, Upala.

      Bagaimana Sejarah terbentuknya batu Opal dan unsur pembentuknya
      Penjelasan sederhananya adalah opal terbentuk dari larutan silikon-dioksida dan air. Saat air mengalir ke dalam bumi, air ini membawa silika dari batu pasir, dan membawa larutan yang kaya akan silika ke dalam retakan batuan dan terjebak di dalamnya akibat lipatan bumi atau pelapukan fosil. Pada saat air yang membawa silika tersebut habis akan meninggalkan cadangan (deposit) silika, hal ini terjadi berulang-ulang selama jutaan tahun hingga opal terbentuk. Kadangkala ketika kondisi ideal terbentuk, butiran silika, larutan yang kaya mengandung silika dan terus mengalir ke dalam bumi akibat pengaruh gravitasi bumi hingga membentuk lapisan demi lapisan silika. Larutan ini dipercayai memiliki tingkat ketebalan 1 cm dalam jangka waktu 5 juta tahun di kedalaman 40 meter di bawah tanah.
      Setiap ladang tambang opal atau tempat terjadinya opal harus menyediakan tempat, ruang, atau pori-pori (jauh dalam tanah) untuk dapat membentuk lapisan-lapisan silika yang selanjutnya membentuk opal. Pada batuan vulkanis (hasil gunung api) silika ini mengisi rekahan atau lubang-lubang pada batuan endapan yang diakibatkan oleh pelapukan batuan.
      Sebagian besar deposit (cadangan) opal tidaklah begitu berharga, dalam dunia batu mulia (gemstone), opal ini disebut ‘potch’ oleh para penambangnya, atau disebut ‘common opal’ oleh para gemologist. Silika opaline tidak hanya mengisi ruang-ruang (pori-pori) dalam tanah tetapi juga mengisi ruang antara batuan yang satu dengan yang lain sehingga membentuk matriks. Jadi, penamaan opal ternyata berdasarkan proses terbentuknya opal itu sendiri jauh di dalam tanah.
      Variasi terbentuknya opal inilah yang membuat berbagai varian opal dan akan tergantung pada sejumlah faktor. Cuaca kering dan basah juga mempengaruhi terbawanya larutan silika ke dalam tanah hingga membentuk opal dalam jangka waktu yang sangat lama (jutaan tahun). Sedangkan silika itu sendiri dihasilkan baik dari aktivitas vulkanis atau karena pelapukan sedimen jaman ‘Cretaceous’ dan kedua proses alam ini dapat menghasilkan silika dan kaolin seperti yang terlihat di tambang-tambang opal Australia. Kondisi tertentu yang dapat memperlambat aliran air yang mengandung larutan silika sehingga menciptakan situasi tertentu dalam tanah dan membentuk varian opal lainnya.
      Kondisi yang berhubungan dengan proses kimia masih diselidiki apakah mempengaruhi terbentuknya opal di dalam tanah, ada yang menduga butiran-butiran silika yang terbentuk kemungkinan dihasilkan oleh aktivitas mikroba
      Jenis Opal
      Terdapat beberapa jenis opal/kalimaya yang dikenal masyarakat umum seperti Opal Mulia (Precious Opal), Opal Hitam (Black Opal/Dark Opal), Opal Semi Hitam (Semi Black Opal), Opal Putih (White Opal), Opal Hitam Kristal (Black Crystal Opal), Opal Api (Fire Opal), dan sebagainya.
        Karakteristik  Opal
        DI Indonesia Opal atau Kalimaya memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dari batu permata lainnya. Struktur internal yang unik membuat batu Kalimaya lentur terhadap cahaya dan memancarkan aneka warna. Warna yang terkandung di batu Kalimaya biasanya warna putih yang dikombinasikan dengan warna abu-abu, merah, oranye, kuning, hijau, biru, magenta, mawar, merah muda, batu tulis, zaitun, cokelat, dan hitam.
        Kalimaya yang memiliki perpaduan warna merah dan hitam merupakan jenis yang langka. Sedangkan Kalimaya yang memiliki perpaduan warna putih dan hijau merupakan jenis yang umum dan sering ditemukan.
          Negara-Negara pengahasil Opal
          Selain Australia dan Meksiko, sejumlah negara di belahan dunia juga diketahui menghasilkan batu Kalimaya seperti di Republik Ceko, Slowakia, Hungaria, Turki, Indonesia, Brasil, Honduras, Guatemala, Nikaragua dan Ethiopia.

          TREATMENT ALAMI BLACK OPAL MENGGUNAKAN AIR HUJAN BLACK OPAL SEMPUR MENJADI JARONG

          Dalam metode kali ini adalah metode yang paling aman untuk bahan Black opal yang kita miliki. karena bahan yang digunakan adalah bahan alami. berikut cara treatment alami menggunakan air hujan 
          Bahan2:
          1.B.O
          2. Toples kaca/plastik tebal
          3. Lumpur sawah(bekas nanam padi)/ pasir silika
          4. Air hujan

          Cara2;
          1. Bentuk dulu bahan B.O nya
          2. Letakan lumpur sawah/pasir silika kedalam toples terlebih dahulu
          3. Letakan BO di atas lumpur/pasir silika
          4. Letakan lagi sisa pasir/ lumpur di atas BO.
          5. isi kan air hujan sebanyak 1-2 cm dari atas permukaan lumpur atau pasir silica, kemudian tutup rapat toples nya
          Rendaman alami Air Hujan

          Penjelasan singkat terjadinya jarong menggunakan cara ini:

          Treatment alami air hujan adalah memanipulasi kandungan mineraloid yg terkandung didalam BO sempur. (Sio2.nho2) silika, air, hidrogen & oksigen.. Sumber Silika di ambil dari pasir silika, air & hidrogen di ambil dari air hujan sedangkan kadar oksigen diambil dari pembekuan air hujan. Semakin sejuk dan membeku semakin banyak kandungan oksigen didalam air dan semakin cepat pula pengkristalan bibit-bibit silika yg baru. memang benar ada yg bilang air hujan dapat mengangkat spektrum warna pada BO. tapi disinilah fungsi pasir silica, menahan dan mengikat badan BO agar spektur tidak terangkat ke permukaan air hujan, tetapi hanya ke permukaan BO
          #‎Nb; usahakan total bahan sebanyak 30%-40% dari ukuran toples, supaya ada ruang oksigen, agar toples tidak pecah akibat dari penguapan oksigen, kemudian masukkan ke dalam frezzer /pembeku/ kulkas

          MENGENAL BATU PERMATA KALIMAYA DAN BLACK OPAL SEMPUR

            Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Oleh karenanya bagi pecinta batu ini wajib mengenal batu permata kalimaya dan black opal sempur asli Indonesia.
            Apakah Opal itu? Opal adalah mineraloid halus, silica terhidrasi atau kuarsa amorf. (Mineraloid, adalah nama yang diberikan untuk beberapa zat yang tidak cukup memenuhi syarat sebagai mineral sejati , karena mereka tidak pernah membentuk crystal (yaitu, mereka amorf) dan tidak memiliki rumus kimia yang tepat.  Opal itu gabungan silica dan air dalam struktur molekul hampir acak. Kebanyakan opal polos dan bening atau susu, tapi permata opal menampilkan Schiller. (Schiller, atau permainan warna, seperti film/selaput warna di batu ini yg bergerak disaat terkena cahaya. Hal ini muncul dari pengaruh cahaya tadi di dalam mineral batu tsb.) Unsur Opal ("SiO2.nH2O") yaitu Air, silika, hidrogen & oksigen
            Mineraloid ditemukan dalam potongan murni dan memiliki komposisi yang konsisten. Mineral tersebut termasuk molekul air dalam jumlah yang cukup besar, sehingga opal tidak boleh dibiarkan di bawah sinar matahari langsung atau suhu tinggi.
            "Dan atau jangan malah terus di dalam air"
            Opal mengalami diagenesis atau metamorfosis sangat ringan. Diagenesis, Semua jenis batuan sedimen yang mengalami perubahan lebih lanjut selama mereka ada di bawah tanah. Cairan dapat menembus mereka dan mengubah kimia mereka; suhu rendah dan tekanan moderat dapat mengubah beberapa mineral ke mineral lainnya. Proses ini, yang lembut dan tidak merusak batu, disebut diagenesis sebagai lawan metamorfosis (meskipun tidak ada batas yang jelas antara dua tsb)
            Warna batu permata opal muncul sebagai penguraian mineraloid yang terkena sinar cahaya di remang-remang internal struktur material batu tsb. Latar di belakang lapisan, atau "potch"(mainly Austral, slang) inferior quality opal used in jewellery for mounting precious opals), yg ada di belakang bagian warna-warni dari opal tsb juga penting. "The potch" opal hitam ini membuat warna tampak sangat kuat. Kebanyakan, opal memiliki potch putih, tembus potch (kristal opal) atau potch bening (jelly opal)


            KALIMAYA
            Kalimaya adalah jenis batu permata (batu mulia) dari kelompok opal, yaitu mineral silika dengan formula SiO2.nH2O. Tidak berbentuk Kristal seperti kuarsa (amorf), mempunyai tingkat kekerasan 5.5 sd 6,5 pada skala Mohs. Nama Kalimaya berasal dari daerah Banten. Muncul dan popular sejak awal adanya kegiatan penggalian batu ini di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ada yang menyebutkan bahwa kalimaya berasal dari nama sungai yaitu Kali Maja tempat dimana awal aktifitas penggalian batu ini dilakukan.
            Penyebaran keterdapatan kalimaya berada di wilayah Kecamatan Maja, Sajira dan Cimarga, berada dalam batuan Formasi Genteng yang berumur Pliosen. Kalimaya diklasifikasikan kedalam beberapa jenis seperti kalimaya susu, kristal, teh, bunglon hingga jarong. Dalam klasifikasi Australia terdiri atas beberapa jenis warna dasarnya, yaitu mulai dari light opal hingga black opal. Namun ada juga satu jenis opal, terutama yang berasal dari amerika selatan atau afrika dinamai fire opal, untuk jenis kalimaya banten maka fire opal bisa disetarakan dengan kalimaya teh, light opal sebagai kalimaya susu, sedangkan black opal sebagai jarong. Kalimaya sangat dihargai di kalangan pelaku usaha batu permata sehingga harganya lebih mahal dari opal Australia, opal Amerika maupun opal Afrika.
            Diantara batu permata, opal menduduki tempat sebagai Ratunya Batu Permata “The Queen of Gems” (Shakespeare) dikarenakan didalam satu batu opal dapat disaksikan kemilau indahnya batu permata lain seperti, ruby, zamrud, topas, kecubung hingga sapphire melalui warna-warninya opal.
            baca juga Cara Merawat Batu Kalimaya
              BATU PERMATA KALIMAYA

                SEMPUR
                Batu sempur adalah fosil kayu yang terkersikkan dengan komposisi silika berformula SiO2.nH2O, Nama batu sempur dikenal pada awalnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian timur dan sekitar Jasinga-Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Sempur adalah nama sejenis kayu yang dikenal luas di masyarakat Jawa Barat dan Banten pada zaman dahulu. Saat ini pohon sempur yang dalam nama latinnya Dillenia suffructicosa merupakan jenis pohon yang sudah sangat langka. Batu sempur di Banten terutama tersebar di wilayah Kabupaten Lebak. Namun demikian juga terdapat di Kabupaten Pandeglang, Serang dan di bagian selatan Kabupaten Tangerang. Formasi Batuan berumur Pliosen hingga Miosen (2 sd 26 juta tahun) seperti Formasi Bojongmanik, Formasi Genteng dan Tufa Cibaliung merupakan tempat keterdapatan batusempur atau fosil kayu di Provinsi Banten dan Jawa Barat. Fosil kayu terpanjang yang pernah dijumpai berukuran lebih dari 40 meter dari lokasi Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Daerah aliran sungai Ciberang merupakan tempat terdapatnya fosil-fosil kayu berukuran panjang. Di Indonesia, fosil kayu tidak hanya dikenal di Banten dan Jawa Barat, namun juga di Sumatera dan Kalimantan. Di Sumatera, terutama di Jambi fosil kayu disebut sebagai Batu Sungkai yang diambil dari nama kayu. Sedangkan di Kalimantan, terutama Kalimantan Selatan dinamai Batu Ulin yang juga diambil dari nama kayu. Pemanfaatan batu sempur pada mulanya dikalangan petani untuk mengasah perlalatan kerja seperti cangkul, parang dll
                  black opal sempur ranting
                  Batusempur di kalangan pengusaha diklasifikasikan ke dalam jenis-jenis; beledug, porselen, semi akik dan akik. Kualitas terbaik adalah jenis akik. Batu sempur mempunyai nilai ekonomis yang tinggi karena dapat dijadikan berbagai produk mulai dari hiasan, cenderamata sampai peralatan rumah tangga. 

                    CARA TREATMENT HITTING/PANAS (BUBUY) BLACK OPAL MENJADI JARONG

                    Salah satu cara yang lazim digunakan oleh pecinta BO jenis "fosil" sempur , dikenal dengan sebutan "bubuy" atau "hiting" metode jenis ini sudah menjadi konsumsi publik.. Tetapi bukan rangsangan untuk memanggil/mengeluarkan warna jarong yg seperti yg diketahui khalayak ramai. Melainkan pemanasan bahan untuk menghitamkan dan mengunci kembang warna...!
                    TREATMENT bubuy
                    treatment bubuy

                    Berikut ulasan yg akan saya kupas mengenai treatment hitting/bubuy black opal:
                    1. BAHAN :
                    - ALMUNIUM FOIL,
                    - MINYAK,
                    - BARA DARI SISA PEMBAKARAN.

                    Langkah awal: bahan yg super berpotensi aurora warna dibentuk.
                    -Hamplas dan licinkan bahan
                    -Siapkan aluminium foil atau kertas rokok
                    -Baluri bahan degan minyak seluruhnya
                    Minyak berfungsi sebagai pengganti kadar air didalam bahan bo yg kering akibat pemanasan
                    Tutup dan lipat menggunakan aluminium foil
                    Aluminium foil bertujuan dan berfungsi sebagai penghantar panas dan melindungi bahan dari kontak langsung degan bara api.
                    -Siapkan tungku perapian dan tunggu sampai kayu benar-benar menjadi arang (API jangan sampai menyala)
                    -Buatlah lubang ditengah bara api lalu masukan bahan, kemudian kubur kembali
                    -Hitung lamanya hiting. Minimal 10 menit
                    jika bahannya tipis cukup 10 menit. Jika besar dan tebal lamanya sampai 15-20 mt
                    -Ambil bahan dari hiting
                    Lalu langsung buka bungkus penutup BO (aluminium foil) dan diangin anginkan (hindari kontak langsung degan air) diamkan sampai benar-benar dingin
                    -Kemudian masukan bahan ke minyak yang bertujuan untuk menetralisir dan mengganti kadar air yg hilang dalam bahan BO karena pemanasan, tunggu sampai 1 jam
                    kemudian rendam degan air
                    Ingat kualitas bahan BO sangat menentukan hasilnya.

                    selamat mencoba..

                    MENGULAS CIRI-CIRI BAHAN BATU BLACK OPAL YANG TELAH DI TREATMENT HEATING (PANAS)


                    Para hobis BO jenis "fosil" sempur atau Opalized wood. Mungkin di benak para hobis bertanya seperti apa perbedaan BO sempur yg sudah tersentuh heating Dan BO sempur yg masih alami? Ataukah anda para pelaku bisnis yg membeli bahan dari lokasi dengan cara langsung ke lokasi maupun dalam bentuk pesanan dalam jumlah besar berkarung karung. Apakah anda sudah meneliti isi dalam karung terdapat bahan yg sudah terkena heating, biasanya para tengkulak dan seller sudah mengoplosnya. Atau anda membeli paket dan satuan saja. Baik dilokasi maupun diluar lokasi. Berikut langkah dan antisipasi untuk memilih bahan. bagaimana ciri-ciri bahan black opal yang telah ditreatment heating.

                    PERHATIKAN BAHAN:
                    jika bahan sudah terkena heating baik yg masih terdapat cadas maupun yang sudah polos, warna dari cadas akan berubah menjadi semi coklat kehitaman. Meski ada warna cadas yg mirip tetapi itu berwarna creem. Badan BO akan sangat berwarna hitam legam. Terkadang muncul di lingkaran bulat bekas patahan daging B0 berwarna merah kayu. Carilah air bening letakkan dalam wadah, rendam BO dan perhatikan apakah BO mengeluarkan gelembung udara seperti air mendidih? jika nampak gelembung udara keluar itu berarti bahan telah terkena pemanasan. Rongga pori terbuka dan kropos jangan dibeli...,!!!!

                    JIKA ANDA MEMBELI SATUAN: Perhatikan bahan. Jika bahan hitam legam seluruh badan, perhatikan lingkaran bulat bekas patahan ciri khas batang pohon  akan tanpak batas daging dan cadas yg membungkusnya, Bahan ini  jugah sudah terkena heating.

                    JIKA ANDA MEMBELI SATUAN BO YG SUDAH ADA WARNA JARONG. Seluruh badanya berwana hitam pekat. Bahan ini telah dipanaskan. Gunakan feeling anda. Apakah bulat dan panjangnya sempurna? Ataukah teksurnya bergelombang topograf, karena anda yg akan menerima resiko dalam pembentukan bahan menjadi bulatan cincin. Kembang warna daging atau kulit pun harus jadi prioritas pengamatan.

                    UNTUK BAHAN YG BLM TERKENA HITING.. Tinggal membalikan bahasan diatas. cadas/lumpur berwarna abu-abu kehijauan. Tidak terlihat perubahan warna pada cadas maupun bahan dst. Ini hanya gambaran saja selebihnya anda yang akan menentukan dan mengambil keputusan.

                    PROSES TREATEMENT BLACK OPAL MENGGUNAKAN PANAS

                    Metode treatment Black Opal menggunakan panas/ hitting ini tidak saya rekomendasikan karena apabila terjadi kesalahan dapat merusak black opal, bagi yang merasa penasaran silahkan dicoba.
                    Caranya:
                    Bahan yg masih ada lumpur yang menutupi bahan BO (yg bagus lumpurnya masih abu abu kehijauan)
                    baca juga untuk mengetahui bahan BO sempur yang bagus disini ciri-cirinya
                    1- Siapkan bahan black opal yang masih berlumpur
                    Bahan Black Opal










                    2- Cuci bersih bahan dan jemur ampe benar- benar  kering dengan cara penjemuran selama 2 hari supaya kadar air dalam BO habis,
                    3- Siapkan bara api arang yg sudah menyala
                    3- Setelah kering bungkus bahan BO menggunakan almunium foil kemudian letakkan diatas bara api yg menyala, kira-kira selama 5 menit  saja, jangan terlalu lama agar tidak pecah.

                    dibungkus Almunium foil

                    bara arang
                    4- Angkat lalu buka BO dri almunium voil
                    5- Tunggu dingin terus masukan ke dalam air atau minyak kayu putih(harus minyak kayu putih,terserah mau pake air atau mkp.)
                    6- Kemudian lakukan pengecekan pada bahan BO yang telah digarang dengan cara disenter, pasti terlihat bibit jarong bermunculan kalo bahan BO bagus dan Baru. kalo masih belum terlihat tanda-tanda bibit jarong lakukan  step 3-5 hingga 2-3 kali..

                    CARA TREATMENT BLACK OPAL SEMPUR SERAT RUYUNG OVEN LAMPU PIJAR


                    PROSES TREATMENT OVEN
                    Bahan yang perlu disediakan untuk treatment black opal sempur serat ruyung:
                    2 buah kaleng yg di tumpuk
                    Lampu pijar
                    Campuran 5 minyak
                    (Minyak kayu putih, minyak zaitun, minyak sereh, baby oil, minyak GPU)

                    Caranya:
                    Masukan Black Opal yg sudah di bentuk tetapi jangan di finishing ke dalam kaleng. Campur semua minyak dengan perbandingan 1:1(botol)
                    Tutup kaleng tersebut dan buat 2 lubang di tutup kaleng tersebut.
                    TREATMENT OVEN
                    Dan jangan di buka kaleng tersebut selama 7 hari kecuali pada saat kita akan mengecek minyak nya, masih ada atau tidak. Pengecekan di lakukan 3 hari sekali. Seminggu kemudian lakukan pengampelasan BO tersebut dengan amplas size 1500 atau 2000. Guna pengamplasan adalah agar pori pori pada permukaan BO terbuka.
                    untuk tekhnisnya:
                    Lubangi tutup kaleng seukuran lampu seperti pada gambar, sedangkan jarak antara BO dan lampu kira-kira sekitar 15 sampai 30 cm. Untuk penggunaan lampunya bisa menggunakan 40-75 watt
                    SELAMAT MENCOBA!!!