Monday, July 20, 2015

CARA MENGUPAS, MEMBENTUK DAN MENGAMPELAS BLACK OPAL SEMPUR

Pengupasan lumpur, Pembentukan, dan Pengampelasan BO sempur adalah hal yang dianggap remeh oleh penghobi batu permata BO sempur, padahal hal ini juga berpengaruh terhadap tujuan dan keinginan kita akan seperti apa bahan BO kita nantinya. Contohnya pada tehnik pembentukan/pemotongan bahan BO, kalo kita menginginkan Jarong serat ruyung pada BO kita dengan bentuk jarong memanjang seperti laser maka kita harus tau bagaimana tehnik pemotongan bahan, apabila salah dalam memotong bisa-bisa bukan jarong serat ruyung yg kita dapat. melainkan munculnya jarong rintik.
Nah itu adalah gambaran mengenai pentingnya kita mengetahui cara mengupas lumpur, membentuk dan mengampelas dalam proses treatment. Pertama saya akan menjelaskan bagaimana cara mengupas lumpur pada bahan BO yang akan kita proses treatment
1.  Tentunya kita harus memiliki bahan BO yang masih tertutup lumpur. (wajib)
cara pengupasan lumpur ini tidak luput dari pengetahuan kita mengenai ciri2 bahan BO yang kita miliki. Baca juga Mengenal bahan BO yang berkualitas
Apabila bahan kita terdapat silika di luar daging dan dibawah kulit (dilihat dari sisi potongan bahan) berbentuk lingkaran berwarna putih kebiruan/bening maka kupas semua lumpur dan kulit bahan BO pengupasan sampai permukaan silika dibawah kulit. Bahan yang seperti ini berpotensi Jarong pada badan BO(ruyung dan rintik).
 contoh bahan yang harus dikupas lumpur dan kulitnya:
potensi jarong pada badan BO

Apabila bahan kita terdapat silika diantara lumpur dan permukaan kulit BO, maka pengupasan dilakukan untuk membuang lumpurnya saja, akan tetapi sisakan sedikit (tipis) lumpurnya. Biasanya pada bahan tipe ini menghasilkan Jarong sisit(kulit) Jarong tidak tembus ke dalam badan BO. karena kulit tidak dikupas, tetapi apabila kita menginginkan motif serat ruyung pada bahan seperti ini maka kupas habis semua lumpur, silika dan kulit BO sampai terlihat serat kayunya, nanti kita harus memunculkan silika baru.
contoh pada gambar:
silika berada diantara lumpur dan kulit BO sempur
2. Selain tehnik pengupasan lumpur pada bahan BO yang tak kalah pentingnya adalah tehnik pemotongan/pembentukan bahan, ini bertujuan agar kita memperoleh motif serat yang diinginkan, contohnya motif BO serat ruyung dan rintik. Apabila kita menginginkan motif serat ruyung, maka pemotongan atau pembentukan harus mengikuti alur serat kayu yang memanjang (serat kayu memanjang berada di atas bahan BO yang telah dibentuk). Kemudian lihat dengan seksama, serat kayu yang kasar berada pada bagian bawah bahan yang telah dibentuk, sedangkan serat kayu yang halus berada di atas.
Motif Serat ruyung

Apabila kita menginginkan motif BO sempur serat rintik, maka cara pemotongan mengikuti patahan bahan BO, artinya kita harus memotong alur serat bahan (posisi serat pada BO berdiri) serat Vertikal, dari atas hanya terlihat titik-titik serat kayunya.

3. Tehnik pengampelasan.
cara pengampelasan bahan BO sempur yang masih belum jarong sebaiknya dilakukan pada saat bahan BO kering, agar kotoran sisa pengampelasan tidak lengket dan menutup pori-pori di badan BO sehingga mudah membersihkannya cukup di usap menggunakan tisu. Usahakan pengampelasan searah saja, agar kotoran tidak kembali menutup pori2. bukankah tujuan pengampelasan untuk membuka pori-pori BO. untuk BO yang sudah terlihat warna jarong jangan diampelas, ampelaslah pada bagian yang masih belum terlihat warna. kalaupun ingin mengampelas yang terdapat warna jarong, lakukan dengan cara searah dari sisi terlihatnya kembang warna. maksudnya apabila terlihat warna dari sisi sebelah kiri, maka ampelas dari kiri ke kanan (begitu pula sebaliknya) dan jangan ditekan agar warna jarong tidak hilang.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba

No comments:

Post a Comment